The International 2019 Selesai, OG Keluar Sebagai Juara Bertahan !

The International 2019 Selesai, OG Keluar Sebagai Juara Bertahan !

 

Pesta turnamen DOTA 2 terbesar di dunia, The International 2019 telah selesai. Pesta tersebut di tutup dengan keluarnya OG (OpTic Gaming) sebagai juara.

Kompetisi eSports ini di ikuti oleh 18 tim yang berasal dari seluruh dunia.

Dengan total hadiah yang mencapai $34.000.000 USD atau yang setara dengan Rp. 482 Miliar.

Pertandingan demi pertandingan berlangsung cukup ketat dan sengit.

Menariknya, hampir semua grup, terbagi rata sebagai rumah dari tim-tim besar yang menyebar.

 

 

Dari sekian banyak tim dan pertandingan yang telah berlangsung, OpTic Gaming atau OG berhasil keluar sebagai Juara dengan mengangkat Aegis untuk kedua kalinya.

Tim OG sendiri yang terdiri dari NoTail, Topson, Ana, Jerax dan Ceb.

Tercatat dengan mudah meraih kemenangan dalam pertandingan Group Stage hingga mencapai Upperbracket dan masuk Grand Final.

Seperti tanpa lawan yang seimbang, OG mampu melaju seolah tidak ada rintangan sama sekali dan tidak tersentuh.

Sebelumnya OG sendiri sudah pernah mengangkat Aegis tepatnya tahun lalu saat turnamen The International 2018.

 

OG Menang Dalam Ajang The International 2018

Baca Juga : Valve DOTA 2 Hadirkan Dua Hero Baru, “Snapfire” dan “Void Spirit”

 

Juara vs Juara

Masih dengan konsep yang sama yakni pertandingan best five (5 babak).

OG berhasil menyingkirkan lawan berat kala itu, PSG.LGS dengan skor 3-2.

OpTic Gaming memenangkan hadiah sebesar $11.1 juta Dollar Amerika atau yang setara dengan Rp. 157.6 Miliar dan mengangkat Trophy Aegis tahun 2018.

Sementara juara kedua saat itu, PSG.LGS hanya berhasil membawa pulang hadiah sebesar $4 juta Dollar Amerika, atau yang setara dengan Rp. 56 Miliar.

 

 

Pada tahun ini, The International memang lebih spesial dengan total hadiah yang amat sangat besar.

Tahun ini, OG berhasil membawa pulang hadiah utama, sebesar $15.6 juta Dollar Amerika atau yang setara dengan Rp. 221.5 Miliar.

Bahkan, saat bertarung melawan Liquid di Final, OG terlihat tampang tenang, dan menang mudah dengan skor 3-1.

Kepercayaan dan strategi matang, di akui OG sebagai taktik jitu yang tidak pernah mengecewakan.

Liquid sendiri yang sudah di anggap sebagai tim kuat dan pernah menjuarai The International 2017.

 

 

Bahkan PSG.LGS yang sempat beradu taktik dengan Liquid harus mengaku kalah pada babap final divisi Lower Bracket.

Namun, seperti tak terbendung, OG dengan mudah menghancurkan strategi para musuhnya.

Dengan kemenangan gemilang ini, kini OpTic Gaming atau OG menjadi satu-satunya tim The International yang pernah mengangkat Aegis 2 kali beruturut-turut.

 

OG The International Champions 2019

 

Para tim The International tahun depan nampaknya harus kembali waspada.

Karena OG sendiri di pastikan akan kembali unjuk kemampuan dalam ajang The International 2020 nanti.

1 Trackback / Pingback

  1. Square Enix Berikan Tanggal Perilisan Final Fantasy VIII Remastered

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*