Semakin Panas, Kini Google Tarik Lisensi Android Dari Huawei

Logos of Chinese electronics giant Huawei are pictured at the company's booth ahead of the opening of the 55th IFA (Internationale Funkausstellung), on September 2, 2015 in Berlin. IFA, one of the world's biggest consumer electronics shows, opens for the media before the public is invited from September 4 to 9. AFP PHOTO / JOHN MACDOUGALL (Photo credit should read JOHN MACDOUGALL/AFP/Getty Images)

Semakin Panas, Kini Google Tarik Lisensi Android Dari Huawei

Keadaan yang semakin tidak ramah kini memaksa perusahaan Google menarik lisensi resmi Android mereka dari perusahaan asal China, Huawei.

Mulai dari perang dagang, hingga kabar spying malware kerap menghiasi hubungan tidak harmonis antar kedua negara super power ini.

 

 

Baru-baru ini, setelah AS melakukan tekanan keras terhadap perusahaan teknologi raksasa asal China yaitu ZTE dan Huawei.

Diketahui Google juga ikut menghentikan kerjasama mereka terhadap Huawei.

Dikutip melalui Reuters, Google telah mencabut lisensi resmi Android mereka yang dimiliki Huawei saat ini.

Dengan adanya pencabutan lisensi ini, sudah dipastikan Huawei akan mendapat pukul telak, mengingat dasar basis dari perangkat Huawei adalah Android.

 

Android Google Blacklist Huawei

 

Kedepannya, perangkat Huawei dipastikan tidak akan lagi bisa mendapatkan dukungan update dari Google.

Hingga sekarang, Google sendiri masih menghitung dan memastikan segala perincian mengenai sanksi yang akan terjadi jika kontrak kerjasama ini dihanguskan.

Apabila benar terjadi, maka Huawei akan segera kehilangan segala akses pembaharuan Android mereka.

Tidak hanya itu, seluruh layanan google, seperti Google Play Store, Gmail, ataupun aplikasi music dan gallery yang terhubung dengan Gmail akan tidak berfungsi.

Baca Juga : Sony dan Microsoft Kerjasama Ciptakan Cloud Gaming Terbesar !

 

Keputusan Presiden Donald Trump Untuk Amerika

Kondisi Huawei dan China saat ini memang sedang berada dalam tekanan yang luar biasa dari Presiden Donald Trump.

Ketegangan antar dua negara hebat ini kian meningkat dari tahun ke tahun.

 

Spying US

 

Terutama saat Presiden Trump menyebutkan peralatan-peralatan yang didatangkan oleh pemerintah China digunakan untuk memata-matai jaringan Amerika.

Kehebohan ini terjadi pada awal tahun 2018 silam.

Dimana agensi-agensi intelijen AS memperingatkan pada penduduknya serta pemerintah untuk tidak menggunakan perangkat yang dikeluarkan oleh Huawei maupun ZTE.

Para politisi AS yang bekerja di intelijen membenarkan bahwa Huawei merupakan tangan kanan pemerintah China yang efektif.

Baca Juga : Game New GunBound Akan Segera Rilis di Asia Tenggara

 

Smartphone yang di banned Amerika

 

Selama ini Huawei sudah sering menyatakan bahwa perusahaan mereka tidak mungkin menanamkan sebuah program sadap atau berbahaya diproduk-produk mereka.

Bagi mereka pemerintah China dan Huawei tidak ada niat sama sekali untuk memata-matai segala aktivitas intelijen Amerika Serikat.

Namun dengan munculnya keputusan yang dibuat Google baru ini, dapat menimbulkan masalah yang serius bagi bisnis seluler yang dimiliki Huawei.

 

 

Huawei sendiri sebenarnya sudah memiliki sistem operasi mereka sendiri apabila nantinya Android serta Windows tidak bisa lagi bekerja sama.

Mengingat kekhawatiran AS yang begitu tinggi akan campur tangan pihak asing, Huawei tidak bisa berbuat banyak.

OS yang ada nantinya kemungkinan besar akan memiliki lebih banyak kelemahan ataupun banyak update daripada saat menggunakan OS milik Google.

1 Trackback / Pingback

  1. Huawei Terancam Tutup, Intel dan Qualcomm Ikuti Google Tolak Huawei !

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*