Driver NVIDIA Minta di Update, Donald Trump di Protes Banyak Orang

Driver NVIDIA Minta di Update, Donald Trump di Protes Banyak Orang

Sekelompok hacker terkenal asal China pernah menyebutkan kalimat “No System is Safe” ternyata memang benar adanya.

Sampai sekarang, masih ada saja sistem canggih seperti Operating System (OS) atau driver suatu produk terkenal.

Yang dengan mudah dapat dibobol oleh hacker-hacker jahat atau yang lebih dikenal dengan blackhat hacker/cracker.

Tak terkecuali, sebuah driver canggih buatan NVIDIA yang baru saja dirilis beberapa minggu lalu.

Menurut laporan Bleeping Computer.

Update driver NVIDIA terbaru versi 431.60.

Mampu memberikan keamanan yang lebih dari versi sebelumnya yang diketahui memiliki lima masalah keamanan.

Hampir seluruh sistem NVIDIA yang belum terupdate ini terancam penyerangan seperti, local code execution, serangan DoS dan privilege escalation dengan memanfaatkan bug.

Maka dari itu, NVIDIA selaku pengembang memberikan update terbaru kepada para penggunanya.

Buat kalian yang mempunya Quadro atau Tesla wajib untuk mendownload driver terbaru ini.

Sementara buat mereka yang masih berada pada versi R148 atau R400.

Mau tak mau tetap harus menunggu hingga tanggal 12 dan 19 Agustus untuk perbaikan.

Namun kenyataannya, penyerangan ini hanya bisa terjadi apabila komputer kalian sedang memiliki akses internet alias online.

Untuk kalian yang sedang offline atau tidak memiliki akses internet, maka tidak perlu khawatir.

Sebab komputer kalian tidak akan dapat diserang dalam cara apapun, selama berada dalam kondisi offline.

Baca Juga : Sukses Buat Smartphone Gaming, Kini Xiaomi Produksi Laptop Gahar !

 

Donald Trump Diprotes Banyak Orang Karena Salahkan Video Game Atas Kasus Penembakan

Peristiwa penembakan yang terjadi di Ohio Amerika Serikat baru-baru ini memang mengejutkan berbagai belahan dunia.

Namun, pernyataan presiden AS, Donald Trump yang seperti ingin mencari kesalahan berbagai pihak atas kasus ini membuat jengkel banyak orang.

Pasalnya, Trump menilai bahwa kejadian ini merupakan bagian dari kesalahan video game yang mengajarkan banyak kekerasan.

Sehingga dirinya menilai hal ini menjadi pemicu kejadian penembakan oleh para anak muda saat ini.

Di tambah lagi, awalnya peristiwa ini dinilai ada keterlibatan dari seorang politikus pemerintahan Donald Trump.

Ditambah lagi, beberapa orang dari Twitter beramai-ramai memberikan sebuah fakta.

Bahwa sebuah video game tidak pantas menjadi kambing hitam atas kejadian penembakan yang pernah terjadi.

Mereka kini tengah mempopulerkan tagar #VideogamesAreNotToBlame agar menjadi trending di Amerika Serikat.

Tak sedikit pula yang membuat sebuah lelucon seperti menyebut bagaimana bisa game seperti Super Mario atau Minecraft bisa menjadi penyebab tragedi yang terjadi.

View image on Twitter

Lebih hebohnya lagi, ada seorang pengguna Twitter yang memberikan data dari Vox.

Tentang bagaimana penghasilan dari video game yang luar biasa tinggi dan kasih penembakan yang terjadi di setiap negara tahun 2017 silam.

Mencengangkannya, ternyata kesuksesan video game yang amat besar, bisa berbanding jauh atau terbalik dengan kasus kejahatan senjata api.

View image on Twitter

1 Trackback / Pingback

  1. Huawei Akan Perkenalkan OS Hongmeng Buatan Mereka Sendiri

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*