Huawei Terancam Tutup, Intel dan Qualcomm Ikuti Google Tolak Huawei !

Intel, Qualcomm, Google Ban Huawei

Huawei Terancam Tutup, Intel dan Qualcomm Ikuti Google Tolak Huawei !

 

Perusahaan asal China, Huawei terancam bangkrut setelah Intel dan Qualcoom mengikuti jejak Google yang telah memutuskan kotrak kerjasama mereka baru-baru ini.

Setelah Google mengikuti aturan yang ditetapkan oleh Pemerintah AS.

Kini Intel, Qualcomm dan pemasok chip lain juga ikut menghentikan segala bisnis mereka dengan Huawei untuk kedepannya.

 

 

Bulan Mei 2019 ini, nampaknya menjadi mimpi buruk terbesar bagi perusahaan asal China, Huawei.

Bagaimana tidak ? seluruh pemasok barang maupun layanan untuk segala kebutuh gadget mereka seperti ponsel pintar, laptop, komputer, smartwatch dan masih banyak lagi.

Akan melakukan pemutusan hubungan industri mereka alias menarik kontrak kerja sama yang selama ini sudah berjalan.

Pasalnya, banyak pemasok ini merupakan perusahaan asal Amerika Serikat, seperti Google, Intel, Qualcomm dan masih banyak lagi.

 

 

Turunnya kebijakan presiden Donald Trump ini membuat para perusahaan asal Amerika itu dilarang untuk berbisnis dengan Huawei tanpa persetujuan dari pemerintah lokal.

Alasan ini di dasari dengan kabar bahwa Huawei berusaha mematai-matai negara lain dengan gadget yang mereka produksi dan mampu menyebabkan ancaman nasional.

 

Jerman Juga Tengah Bersiap Untuk Menolak Huawei

Dilansir melalui Bloomberg. baru-baru ini.

Tiga perusahaan raksasa asal Amerika, yakni Intel, Qualcomm dan Broadcom telah memutuskan kontrak kerjsama mereka terhadap Huawei seperti yang dilakukan oleh Google.

 

Dengan begini, Huawei akan memasuki masa krisis tersulit mereka dalam sepanjang sejarah berdirinya perusahaan tersebut yang di taksir akan mengalami kerugian amat sangat besar.

Mengerikannya lagi, perusahaan pembuat chip asal Jerman, Infineon Technologies.

Juga telah menangguhkan segala pengiriman barang mereka yang akan dikirimkan ke Huawei bulan ini.

Beberapa negara seperti Amerika, Jerman, Rusia dan Kanada memang diketahui tengah menghentikan segala aktivitas mereka dengan Huawei.

Baca Juga : Semakin Panas, Kini Google Tarik Lisensi Android Dari Huawei

 

infineon technology

 

Tak ketinggalan para produsen chip memori asal Amerika Serikat seperti Micron Technology dan Western Digital.

Penangguhan chip ini juga diketahui sebagai langkah lanjutan dari berita sebelumnya dari Google yang secara tiba-tiba mencabut lisensi Android dari Huawei.

Akibatnya segala akses ponsel mereka ke Google Play Services dan Play Store menjadi hilang untuk selama-lamanya.

Alhasil langkah yang berusaha “membuang” Huawei dari pasar ponsel pintar Android memaksa China untuk mengembangkan ponsel pintar versi mereka sendiri.

Sebab sudah dipastikan Google tidak akan lagi melanjutkan kerjasama mereka dengan ZTE dan Huawei.

 

 

Bloomberg juga menyebutkan, para karyawan yang kini tengah bekerja di seluruh perusahaan pembuat chip utama di Amerika Serikut.

Untuk membekukan (Embargo) penawaran pasokan mereka dengan Huawei untuk sementara hingga adanya pemberitahuan selanjutnya oleh Pemerintah AS.

Sampai sekarang, Intel merupakan pemasok resmi Chip Huawei untuk server dan prosesor dengan jajaran produk laptop.

Sementara Qualcomm merupakan penyedia chip modem dan prosesor lainnya yang lebih aktif di area ponsel pintar.

Kejadian ini membuat Huawei benar-benar terisolasi sehingga harus mampu menjalankan perusahaannya tanpa bantuan Amerika.

 

Setelah Amerika, Kini Giliran Eropa Larang Huawei

Sumber-sumber dari Nikkei juga menunjukan bahwa Eropa besar kemungkinannya akan mengikuti jejak serupa yang dilakukan Amerika.

“Infineon memutuskan untuk mengambil tindakan yang lebih hati-hati dan menghentikan pengiriman.”

“Tetapi akan mereka nampaknya akan mengadakan pertemuan minggu ini untuk membahas (situasi) dan membuat penilaian (mengkaji kembali).” Ucap nara sumber dari Nikkei.

 

 

Pembuat chip asal Eropa, ST Microelectronics.

Dilaporkan juga sedang mendiskusikan pengiriman lanjutannya ke Huawei minggu ini.

Sekarang, Huawei diketahui tengah mengembangkan alternatif produksi untuk Android dan Windows versi mereka sendiri.

Khususnya mencoba untuk selamat dari situasi berat seperti sekarang.

 

Bill Gates, CEO Microsoft
Bill Gates, CEO Microsoft

 

Sejauh ini, pabrikan milik Bill Gates, Microsoft.

Belum mengomentari dan mengambil langkah apakah akan tetap terus menyediakan sistem operasi Windows milik mereka yang saat ini dipakai oleh laptop Huawei.

Namun besar kemungkinannya jika kedepannya Microsoft juga ikut menghormati keputusan yang diambil pemerintah AS.

728x90

1 Trackback / Pingback

  1. 5 Smartphone Gaming Terbaik di Tahun 2019 Saat Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*