Lagi ! Google Hapus Puluhan Aplikasi ‘Jahat’ Dari Play Store

Banner Iklan
Google Hapus Puluhan Aplikasi Malware di PlayStore

Untuk Kesekian Kalinya, Google Hapus Puluhan Aplikasi ‘Jahat’ Dari Play Store

Perusahaan Google dikabarkan telah menghapus puluhan aplikasi ‘jahat’ dari Play Store dalam pekan ini.

Dari akun Twitter Lukas Stefanko, seorang peniliti keamanan ESET menyebutkan.

Bahwa sejumlah aplikasi tersebut memasangkan malware yang dapat mengancam bahkan merusak perangkat Android penggunanya.

Phone Arena juga melansir pada Jumat (23/11/2018), puluhan aplikasi mencurigakan tersebut telah di download lebih dari 580.000 kali.

Dua aplikasi dari puluhan aplikasi tersebut bahkan di ketahui cukup terkenal.

Pengguna Android yang mendownload aplikasi tersebut tidak mengetahui sama sekali bahwa aplikasi tersebut mengandung malware.

Walaupun sejauh ini belum terlihat efek samping dari malware tersbut pada perangkat Android saat ini.

Google mengatakan bahwa malware yang terdapat pada puluhan aplikasi itu mampu memiliki “Akses Penuh” kedalam perangkat smartphone maupun tablet pengguna.

Sehingga dikhawatirkan rahasia pribadi atau data-data dari pengguna dapat di manfaatkan oleh malware tersebut.

Kebanyakan aplikasi “palsu” ini di buat oleh developer yang bernama Luiz O Pinto.

Stefanko juga menyebutkan bahwa ia berhasil melacak domain-domain yang menyebarkan malware tersebut.

Pelacakan ini menghasilkan data yang menuju kepada seorang developer di Istanbul dengan nama Mert Ozet.

Dan hingga saat ini Ozet masih belum memberikan respon apapun dengan tuduhan kejahatan ini.

Baca Juga : Ternyata Game di Playstore Mampu Menyadap Aktivitas Smartphone Penggunanya !

Sudah Juta-an Lebih Aplikasi di Hapus Google Hanya Dalam Waktu Setahun

Google

Sebenarnya aplikasi yang menyamar sebagai malware di Play Store sudah bukan lagi berita baru.

Tim keamanan yang di bentuk oleh Google dengan sebutan Tim Peneliti G Data.

Sejauh ini telah bekerja keras memberantas malware-malware yang cukup banyak berada di Play Store.

Sedikitnya mereka mencatat telah menghapus lebih dari 3 juta aplikasi mencurigakan yang dapat di temukan pada platform Android.

Yang lebih mengejutkan adalah ternyata angka tersebut hanya merupakan perhitungan sejak awal tahun 2018 hingga sekarang.

Belum termasuk hitungan dari tahun-tahun sebelumnya.

“Kejahatan cyber terus meningkat dan kini lebih fokus ke perangkat mobile, terutama yang menggunakan OS Android.”

Jumlah aplikasi malware yang beredar tahun ini terhitung meningkat 40 persen di bandingkan tahun sebelumnya.

Alasan para penjahat cyber ini datang ke Play Store adalah tak lain dan tak bukan platform Android ini merupakan yang terpopuler di seluruh dunia.

Tim peneliti G data juga mencatat bahwa rata-rata lebih dari 11.000 Android di seluruh dunia terkena malware setiap harinya.

Google selalu menyarankan kepada para pengguna Android untuk lebih waspada dalam mendownload ataupun memberikan izin aplikasi dalam mengakses Android kalian.

Terutama tidak menggunakan aplikasi dari developer-developer yang tidak di kenal.

Banner Iklan

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*